Lebih dari 2.200 Petani Sawit Swadaya Jambi Raih Sertifikasi Ganda RSPO dan ISPO …

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari 2.200 Petani Sawit Swadaya Jambi Raih Sertifikasi Ganda RSPO dan ISPO …

JAMBI, Indonesia, 3 Juni, 2026 /PRNewswire/ — Sebagai pencapaian bersejarah, sebanyak 2.266 petani swadaya dari tiga kelompok petani di Provinsi Jambi telah resmi menerima sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), yang mencakup total lahan seluas 4.171,62 hektare. Sertifikasi ganda ini merupakan yang pertama dalam skala ini dan mencerminkan upaya multipihak yang berhasil mengatasi berbagai tantangan jangka panjang, termasuk legalitas lahan, kapasitas kelembagaan, dan akses terhadap standar keberlanjutan global.

The formal handover of certification to three farmer groups, namely the Rimbo Ulu Palm Oil Farmers Association (PPSRU), the Agro Tani Lestari Consumer Cooperative (KKATL), and the Mandali Jaya Farmers Association (PPMJ).
The formal handover of certification to three farmer groups, namely the Rimbo Ulu Palm Oil Farmers Association (PPSRU), the Agro Tani Lestari Consumer Cooperative (KKATL), and the Mandali Jaya Farmers Association (PPMJ).

Pada November 2022, RSPO bersama Pemerintah Provinsi Jambi, Yayasan Setara Jambi, serta Kabupaten Tebo, Kabupaten Sarolangun, dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat membangun program percepatan sertifikasi minyak sawit berkelanjutan multistakeholder ini untuk membuka akses pasar minyak sawit global bagi para petani swadaya. Guntur Cahyo Prabowo, Head of Smallholders Global RSPO menyatakan, "Pencapaian ini bukan sekadar penyerahan sertifikat. Ini membuktikan bahwa petani swadaya Indonesia memiliki kapasitas dan komitmen untuk memenuhi standar keberlanjutan tertinggi. Ketika sistem pemerintah, organisasi petani, proses hukum, dan pelaku pasar berkolaborasi, inklusi dan sertifikasi petani kecil dapat terwujud. RSPO bangga menjadi bagian dari perjalanan ini dan tetap berkomitmen untuk memperluas dampak positifnya kepada lebih banyak petani swadaya di seluruh Indonesia."

Dengan mengadopsi pendekatan jalur ganda dimana ISPO menjadi fondasi keberlanjutan nasional dan RSPO sebagai standar keberlanjutan internasional sinergi antara kedua standar ini memungkinkan petani swadaya memenuhi persyaratan pasar domestik sekaligus membuka akses ke pasar ekspor global yang tunduk pada regulasi yang semakin ketat. Sulistio dari Koperasi Konsumen Agro Tani Lestari (KKATL), Sarolangun, mengungkapkan "Setelah mendapatkan pelatihan dan memperbaiki cara mengelola kebun, kami mulai melihat peningkatan produksi. Yang lebih penting, selama lebih dari setahun ini kami telah menjual tandan buah segar langsung ke PT. Inti Guna Nabati melalui perjanjian kemitraan kami. Harga yang kami terima lebih tinggi dibandingkan petani yang tidak tergabung dalam kemitraan seperti ini."

Model sertifikasi ganda ini terbukti lebih terjangkau bagi kelompok petani, sekaligus membantu mengatasi hambatan administratif yang kerap menjadi penghalang awal dalam proses sertifikasi. Dr. Iim Mucharam, S.P., M.P., Direktur Tanaman Sawit, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyatakan, "Satu pelajaran penting dari Jambi adalah bahwa petani swadaya tidak memandang standar keberlanjutan sebagai sistem yang saling bersaing. Para petani mencari solusi praktis yang meningkatkan kepatuhan hukum, memperkuat organisasi mereka, membuka akses pasar, dan meningkatkan taraf hidup. Ke depan, kami percaya ada nilai dalam mengeksplorasi bagaimana berbagai kerangka keberlanjutan dapat menjadi lebih saling melengkapi dan saling memperkuat. Jika seorang petani telah membuktikan kepatuhannya terhadap persyaratan keberlanjutan, maka tantangan bersama kita adalah bagaimana membuat pencapaian itu lebih efisien, lebih mudah diakses, dan lebih menguntungkan bagi petani."

Masa depan minyak sawit berkelanjutan seharusnya bukan tentang menciptakan beban tambahan bagi petani kecil, melainkan tentang membangun jalur yang menghargai mereka yang telah menunjukkan komitmen terhadap praktik berkelanjutan. Melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah, organisasi masyarakat sipil, Setara Jambi sebagai mitra pelaksana, serta dukungan penuh dari RSPO dan ISPO, model kemitraan multi stakeholder ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi daerah lain di Indonesia dalam memperluas akses petani swadaya terhadap sertifikasi dan pasar minyak sawit berkelanjutan.

Tentang RSPO:
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) adalah kemitraan global untuk mewujudkan minyak sawit yang berkelanjutan. Didirikan pada tahun 2004, RSPO adalah organisasi nirlaba multistakeholder yang menyatukan anggota dari seluruh rantai nilai minyak sawit, termasuk produsen kelapa sawit, pengolah dan pedagang minyak sawit, produsen barang konsumsi, pengecer, bank dan investor, LSM lingkungan atau konservasi alam, serta LSM sosial atau pembangunan.

Sebagai kemitraan untuk kemajuan dan dampak positif, RSPO mendorong perubahan global agar produksi dan konsumsi minyak sawit menjadi berkelanjutan. Untuk menginspirasi perubahan, kami mengomunikasikan manfaat lingkungan dan sosialnya. Untuk mendorong kemajuan, kami mengkatalisasi kolaborasi. Untuk memberikan jaminan, kami menetapkan standar sertifikasi.

RSPO terdaftar sebagai asosiasi internasional di Zurich, Swiss, dengan kantor utama di Malaysia dan Indonesia, serta kantor di Tiongkok, Kolombia, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat.

Foto – https://mma.prnasia.com/media2/2994101/Jambi_Independent_Oil_Palm_Smallholders_Achieve_Historic_Dual_RSPO_and_ISPO_Certification.jpg?p=medium600

Berita Terkait

Eileen Gu Tampil sebagai Pembicara dalam KFF Inspiring Women Leadership Series di SMU
CCTV+: Forum Respons Cepat atas Pengaduan Publik Digelar di Beijing
Malou Oheix dari Prancis Raih Juara Satu pada Kompetisi Vokal Jazz Internasional Herbie …
CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data …
LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor …
FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke …
Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya
AITO Umumkan Ekspansi ke Pasar Eropa pada 2027 di Ajang Paris Motor Show

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:34 WIB

Eileen Gu Tampil sebagai Pembicara dalam KFF Inspiring Women Leadership Series di SMU

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:48 WIB

CCTV+: Forum Respons Cepat atas Pengaduan Publik Digelar di Beijing

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Malou Oheix dari Prancis Raih Juara Satu pada Kompetisi Vokal Jazz Internasional Herbie …

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:27 WIB

CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data …

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor …

Berita Terbaru